Monday, November 9, 2015

Terdampar di Bioskop

Standard

Assalamualaikum.. halo teman-teman, sekarang saya lagi di bioskop nungguin buat nonton "Film Air mata surga".

Kenapa saya bisa terdampar ditempat ini? Yuk simak kisah saya berikut ini. Cekidot!!

"Kring..kring..kring.." kurang lebih seperti itulah bunyi hp saya tadi pagi yang dapat telepon dari salah satu temen, sebut saja namanya Murni. Jadi gini, si Murni ini nelpon saya buat ngajakin pergi nonton dibioskop, yang dimana saat itu saya lagi asyik-asyiknya berlayar dipulau kapuk (baca:tidur). Karena suara telpon yang menyebalkan itu, akhirnya saya terbangun dari mimpi indah saya. "Wehh.. lagi dimana?" Kata Murni. "Lagi dikamar" jawab saya sambil ngumpulin nyawa karna baru bangun. "Ayo pergi nonton!" Kata Murni. "Saya nggak punya uang, lagi kere ini" jawab saya jujur (iya.. emang saya lagi kere) "saya yang bayar" kata si Murni lagi. Mendengar kata-kata itu, tadinya saya males-malesan nanggepin si Murni tiba-tiba saya langsung semangat 45 jawab "ok.. yuk..jam berapa?". Berhubung saya lagi kere (emang selalu kere sih) dan juga punya jiwa #cintagratis saya langsung menyetujui ajakan si Murni.
Hidup pecinta gratisan!!!

Apakah saya langsung berangkat ke bioskop setelah acara telponan itu? Jawabannya tidak sama sekali pemirsa. Saya harus nungguin mba Murni buat kekamar saya karena rencana kita ngumpulnya dikamar saya (ritualnya emang kaya gitu, tiap kali mau pergi selalunya ngumpul digubuk #kamar saya yang sumpek itu). Dan kita berangkat kebioskop habis sholat dhuhur. Dan ternyata oh ternyata saya berangkat kebioskop seorang diri. Iya,, saya sendirian pergi karena anak-anak yang lain pada milih buat naik pete-pete (bahasa Makassar yang artinya angkot). Tadinya saya juga diajakin buat naik pete-pete tapi lagi-lagi dengan alasan kere akhirnya saya naik motor sendirian kebioskop. Dan disinilah saya sekarang duduk ngantuk nungguin "Film Air Mata Surga" di Cinema 21 Makassar town square.

0 komentar: